Saturday, 25 April 2026 BERITA BASKET TERKINI

Basket NBA dan FIBA

Portal berita dan analisis basket NBA dan FIBA terkini

NBA berita Lakers Celtics NBA 2025

Lakers Menang Dramatis Atas Celtics dengan Skor 118-115 di Overtime

R

Rizki Pratama

4 menit baca
Lakers Menang Dramatis Atas Celtics dengan Skor 118-115 di Overtime
Suasana pertandingan sengit antara Lakers dan Celtics di Crypto.com Arena

Los Angeles Lakers berhasil meraih kemenangan dramatis atas Boston Celtics dengan skor akhir 118-115 dalam pertandingan yang berlangsung hingga overtime di Crypto.com Arena, Minggu malam waktu setempat. Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling menarik musim ini dengan berbagai momentum spektakuler dari kedua tim.

Pertarungan Sengit Sejak Kuarter Pertama

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi dari kedua tim. Celtics yang datang sebagai juara bertahan menunjukkan permainan solid mereka dengan rotasi bola yang cepat dan pertahanan ketat. Jayson Tatum tampil impresif di kuarter pertama dengan mencetak 12 poin dan memberikan tekanan besar pada lini pertahanan Lakers.

Lakers merespons dengan serangan balik yang dipimpin oleh Anthony Davis yang mendominasi area paint. Davis berhasil mengumpulkan 8 rebound dan 10 poin di kuarter pertama, menjaga Lakers tetap dalam jarak tembak. Kuarter pertama ditutup dengan skor 32-30 untuk keunggulan tipis Celtics.

Di kuarter kedua, intensitas permainan semakin meningkat. LeBron James mulai mengambil alih permainan dengan beberapa assist cantik dan layup-layup spektakuler yang membakar semangat penonton di Crypto.com Arena. James yang bermain di menit ke-36 dalam karirnya masih menunjukkan kemampuan luar biasa dengan visi permainan yang tajam.

Namun Celtics tidak mau kalah. Jaylen Brown dan Derrick White mengombinasikan serangan dari luar perimeter dengan efektif, mencetak beberapa three-pointer krusial yang membuat Lakers kesulitan membangun momentum. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 62-58 untuk Celtics.

Drama di Babak Kedua

Memasuki kuarter ketiga, Lakers melakukan penyesuaian defensif yang signifikan. Mereka mulai menerapkan zone defense untuk membatasi pergerakan bola Celtics dan memaksa mereka mengambil tembakan sulit. Strategi ini terbukti efektif karena Lakers berhasil membalikkan keadaan dan unggul 89-85 menjelang akhir kuarter ketiga.

Austin Reaves menjadi pemain kejutan bagi Lakers di kuarter ketiga. Guard muda ini tampil dengan percaya diri, mencetak 11 poin beruntun termasuk tiga three-pointer yang membuat penonton bersorak kegirangan. Energi yang dibawa Reaves memberikan momentum positif bagi Lakers.

Kuarter keempat menjadi babak paling menegangkan. Celtics bangkit dengan serangan balik yang dipimpin Tatum yang seolah tidak kenal lelah. Tatum mencetak 15 poin di kuarter terakhir, termasuk beberapa tembakan sulit yang memaksa pertandingan menuju overtime setelah skor berakhir imbang 107-107.

Overtime yang Menentukan

Di overtime, Lakers menunjukkan mental juara mereka. Anthony Davis yang sudah mengumpulkan double-double (32 poin, 14 rebound) terus mendominasi dengan block-block penting dan putback yang krusial. LeBron James dengan 28 poin, 9 assist, dan 7 rebound menunjukkan kepemimpinannya dengan tetap tenang di saat-saat krusial.

Celtics berusaha keras menyamakan kedudukan dengan serangan cepat mereka, namun pertahanan Lakers yang solid dan free throw akurat dari D’Angelo Russell di detik-detik akhir mengunci kemenangan 118-115. Russell yang sebelumnya tampil inkonsisten, mencetak 6 poin penting di overtime termasuk 4 free throw berturut-turut yang menentukan hasil akhir pertandingan.

Kemenangan ini sangat penting bagi Lakers yang sebelumnya mengalami tiga kekalahan beruntun. Dengan kemenangan ini, Lakers naik ke posisi kelima di Wilayah Barat dengan rekor 12 menang dan 8 kalah. Sementara Celtics yang kehilangan momentum tetap kokoh di puncak Wilayah Timur dengan rekor 15 menang dan 6 kalah.

Pelatih Lakers, Darvin Ham, memuji performa timnya: “Malam ini kami menunjukkan karakter sejati sebagai tim. Menghadapi juara bertahan bukan hal mudah, tapi para pemain menunjukkan mental yang kuat dan tidak menyerah sampai detik terakhir. Anthony Davis luar biasa di kedua sisi lapangan, dan LeBron sekali lagi membuktikan mengapa dia salah satu pemain terbaik sepanjang masa.”

Di sisi lain, pelatih Celtics Joe Mazzulla mengakui kualitas permainan Lakers: “Mereka bermain dengan intensitas tinggi dan membuat penyesuaian defensif yang baik. Kami punya kesempatan menang di overtime tapi eksekusi kami kurang tajam di momen krusial. Ini pembelajaran berharga untuk kami.”

Pertandingan malam ini juga mencatat beberapa statistik menarik. Lakers berhasil mencetak 56 poin dari area paint, menunjukkan dominasi mereka di dalam. Sementara Celtics unggul dalam three-point shooting dengan akurasi 42% berbanding 35% Lakers, namun free throw Lakers yang lebih baik (87% vs 76%) menjadi faktor penentu.

Kedua tim akan kembali bertanding dalam beberapa hari ke depan. Lakers akan menghadapi Denver Nuggets dalam laga kandang yang diprediksi akan menjadi ujian berat, sementara Celtics akan melawan Milwaukee Bucks dalam pertandingan di TD Garden yang selalu memanas.

Pertandingan malam ini sekali lagi membuktikan bahwa rivalitas Lakers-Celtics masih menjadi salah satu yang paling menarik di NBA, dengan kedua tim menampilkan basket berkualitas tinggi yang menghibur jutaan penggemar di seluruh dunia.

Bagikan artikel ini:

Artikel Terkait

Komentar